Gunung Slamet

3 min read

Gunung Slamet dengan ketinggian 3.428 meter dpl adalah sebuah gunung api yang terdapat di Pulau Jawa, Indonesia. Gunung ini terletak dalam area 5 kabupaten yaitu Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah.

Gunung Slamet adalah gunung tertinggi di Jawa Tengah serta gunung kedua tertinggi di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru. Kawah IV adalah kawah terakhir yang masih aktif hingga sekarang dan terakhir aktif mencapai level siaga medio-2009.

Misteri Gunung Slamet yang Berkembang di Masyarakat

Di balik keindahannya yang banyak memikat wisatawan dan para pendaki, Gunung Slamet ternyata menyimpan berbagai kisah misteri yang berkembang di masyarakat. Berikut beberapa kisah mistis yang meliputi gunung ini.

Pendakian gunung slamet

Gunung Slamet

  1. Misteri Pos Samarantu Jalur Bambangan
Misteri Pos Samarantu Jalur Bambangan

Jalur pendakian Bambangan merupakan jalur pendakian yang paling terkenal dan paling banyak dipilih oleh para pendaki karena memiliki rute paling pendek jika dibandingkan dengan jalur lainnya. Di jalur ini terdapat 2 buah pohon besar yang berdiri sejajar sehingga tampak seperti pintu gerbang. 2 pohon tersebut dianggap sakral karena dipercaya menjadi pintu masuk ke kerajaan gaib.

Ketika mendaki Gunung Slamet melewati Bambangan, anda akan melewati Pos Samarantu. Konon, Pos Samarantu merupakan area paling angker di sepanjang Jalur Bambangan. Nama Samarantu sendiri berasal dari kata Samar dan Hantu sehingga bermakna “Hantu yang tak Terlihat”. Para pendaki percaya jika nekat mendirikan tenda disana, maka mereka akan diganggu oleh makhluk gaib.

  1. Misteri Makhluk Kerdil Jalur Guci
Misteri Makhluk Kerdil Jalur Guci

Jalur pendakian Guci yang terletak di Kabupaten Tegal juga cukup populer di kalangan para pendaki gunung. Selain itu, jalur Guci juga dianggap tak kalah seram dibandingkan dengan jalur Bambangan. Konon di jalur ini terdapat makhluk kerdil yang dulunya adalah seorang manusia.

Makhluk yang dulunya manusia tersebut dipercaya merupakan pendaki yang tersesat di Gunung Slamet dan tak bisa turun kembali ke bawah. Ia bertahan hidup dengan memakan tumbuh-tumbuhan layaknya seekor hewan herbivora. Seiring berjalannya waktu, orang tersebut mulai kehilangan jati dirinya karena terlalu lama bertahan hidup dengan cara binatang.

Makhluk kerdil ini konon akan ketakutan jika tak sengaja bertemu atau berpapasan dengan para pendaki yang melewati jalur Guci. Para pendaki biasanya akan mendirikan tenda di sekitar area Plawangan dan meninggalkan makanan di depan tenda. Makhluk kerdil akan mengambil makanan tersebut bahkan sebelum di pendaki menyadari makanannya telah hilang.

  1. Misteri Air Terjun Guci
Gambar Pancuran 13 Guci
Misteri air Terjun
Guci

Air terjun cantik dan asri yang terletak di lereng Gunung Slamet ini adalah salah satu destinasi wisata yang cukup populer. Tak sedikit pula orang-orang yang mengunjungi tempat ini dengan tujuan untuk memperoleh ilmu kanuragan dan kebatinan.

Air dari Air Terjun Guci juga dipercaya memiliki khasiat untuk menyembuhkan penyakit kulit. Bukan hanya itu, air tersebut juga dipercaya dapat meningkatkan daya tarik seksual kaum hawa hanya dengan cara berendam disana. Karena hal inilah kebanyakan pengunjung air terjun tersebut adalah para wanita.

Sayangnya, banyak pula masyarakat yang memanfaatkan lokasi ini sebagai tempat ngalap berkah atau tempat mencari pesugihan. Konon, di balik deburan dan gemuruh air terjun Guci, hiduplah seekor siluman naga yang disebut Naga Cerek.

  1. Misteri Pasar Hantu
Misteri Pasar Hantu

Di ketinggian Gunung Slamet, terdapat sebuah punggung bukit terbuka dengan hamparan batuan kerikil yang cukup luas. Ketika malam hari, angin akan bertiup kencang melewati lokasi ini menuju ke lereng-lereng gunung.

Angin kencang yang melewati punggung bukit ini akan menimbulkan fenomena suara berisik yang cukup keras. Sensasi riuh inilah yang banyak dianggap menyerupai suasana ramainya pasar. Hal inilah yang membuat area ini disebut sebagai pasar setan karena hanya suara ramainya saja yang terdengar namun pasarnya tidak dapat dilihat mata.

Lokasi pasar setan atau pasar hantu ini juga cukup sering memakan korban. Sebenarnya hal ini cukup masuk akal karena para pendaki gunung biasanya akan membutuhkan suatu tempat untuk beristirahat. Salah satu pilihan tempat istirahat para pendaki adalah area pasar hantu ini.

Lokasi pasar setan ini dipilih karena posisinya yang relatif cukup dekat dengan puncak dan kontur tanahnya yang cukup datar sehingga memudahkan pendaki untuk mendirikan tenda. Ketika sedang beristirahat disinilah sering terdapat kasus para pendaki yang terserang hipotermia atau kedinginan akut. Hal ini makin mungkin terjadi ketika cuaca sedang hujan deras disertai angin dan kabut.

  1. Puncak Surono
Puncak Surono

Puncak Gunung Slamet disebut Puncak Surono. Menurut kepercayaan warga sekitar, kono pada zaman dahulu ada seorang pendaki bernama Surono yang meninggal di puncak tersebut karena jatuh ke dasar jurang. Sebagai bentuk penghormatan terhadap Surono maka puncak tersebut dinamai Puncak Surono dan terdapat sebuah tugu dengan nama tersebut disana.

  1. Misteri Terbelahnya Pulau Jawa
Misteri Terbelahnya Pulau Jawa

Mungkin anda bingung mengapa misteri terbelahnya Pulau Jawa dikait-kaitkan dengan keberadaan Gunung Slamet. Gunung Slamet berasal dari kata slamet dalam Bahasa Jawa yang artinya adalah selamat atau keselamatan. Sejak zaman dahulu, gunung ini tidak pernah meletus atau menimbulkan bencana. Karena itulah gunung ini dianggap membawa ketenangan dan keselamatan bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga : Tempat Wisata di Jawa Tengah

Sebuah mitos populer mengatakan bahwa jika sampai suatu saat Gunung Slamet meletus maka Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua. Hal ini semakin diyakini karena posisi gunung tersebut yang terletak nyaris persis di tengah-tengah antara pantai selatan dan pantai utara Pulau Jawa. Jika sampai meletus, konon akan timbul parit atau selat yang menyatukan lau utara dan selatan Jawa.

Sumber : @dahlanpahlev
@rion_lion_zion –
@roytryjustnto_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *